STUDIUM GENERALE UHN IGB SUGRIWA TINGKATKAN PEMBELAJARAN BERBASIS KONTRUKSI PERSONAL, SOSIAL DAN KULTURAL

STUDIUM GENERALE UHN IGB SUGRIWA TINGKATKAN PEMBELAJARAN BERBASIS KONTRUKSI PERSONAL, SOSIAL DAN KULTURAL

Denpasar, UHNSUGRIWA –
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menyelenggarakan Studium Generale pada Rabu (31/3). Stadium Generale yang mengambil tema ” Melalui Studium Generale PGSD Kita Tingkatkan Pembelajaran Berbasis Kontruksi Personal, Sosial dan Kultural” ini, mendatangkan dua narasumber ternama bidang pendidikan yakni, Prof. Dr. Ida Bagus Aryana, M.Si dan Dr. Drs. I Made Alit Mariana, M.Pd. Kegiatan ilmiah yang berlangsung secara virtual ini dibuka Rektor UHN IGB Sugriwa Prof. Dr. Drs I Gusti Ngurah Sudiana M.Si. bersama Dekan Fakultas Dharma Acarya, Dr. Drs. Made Redana M.Si.
Rektor UHN IGB Sugriwa, Prof. Dr. Drs I Gusti Ngurah Sudiana M.Si. dalam sambutanya menyampaikan pentingnya pelaksanaan Studium Generale ini, karena berkaitan dengan pengembangan pendidikan. Apalagi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) selama ini menjadi salah satu jurusan di Fakultas Dharma Acarya (FDA) dengan banyak peminat. ” Untuk PGSD sebagai jurusan yang banyak peminatnya, tentu hasilnya nanti outputnya mereka akan menjadi guru yang mempuni, mentransfer ilmu agar generasi kita memiliki karakter budi pakerti yang luhur dan bisa berbakti untuk bangsa dan negara, ” ujar Prof, I Gusti Ngurah Sudiana.
Prof. Sudiana juga menyinggung terkait sosial-budaya yang terdampak akibat pandemi covid 19. Kondisi ini terlihat dari meningkatnya individualitas anak didik diberbagai wilayah. Sebab itu anak didik dinilai perlu mendapat pendalaman terkait sosial budaya. ” Ini yang perlu dirumuskan, kepada pemateri agar dipahami apa yang dibutuhkan para calon guru kita yang nantinya akan mengajar, ” tandasnya.
Dekan Fakultas Dharma Acarya, Dr. Drs. Made Redana M.Si. dalam sambutanya juga menyampaikan apresiasi dari penyelenggaraan Studium Generale ini. Dikatakan kegiatan ilmiah ini memberikan pengetahuan positif tidak hanya untuk mahasiswa, namun juga para guru dan dosen. ” Apresiasi setinggi-tingginya, saya menyambut baik upaya akademis yang dilakukan lewat Studium Generale, loka karya dan lainnya, ini semua merupakan media pembelajaran bagi kita, ” katanya.
Narasumber pertama dalam Studium Generale ini, Prof. Dr. Ida Bagus Aryana, M.Si membawakan materi “Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Kontruksi Personal, Struktural dan Berorientasi Teori Konstriktivisme Sosiokultural Vigotsky”. Guru besar asal Kabupaten Gianyar yang juga Kaprodi S2 dan S3 Pendas Undiksha dan Ketua Staf Ahli Rektorat Undiksha ini, menjelaskan pentingnya penguasaan teknologi, pengetahuan dan pedagogis untuk dimiliki oleh seorang guru. ” Ketiganya ini diramu menjadi bahan pelajaran yang diberikan kepada siswa, disinilah kita kontruksi, penting pula peranan kita disini bisa mengajarkan karakter, ” katanya.
Sementara Narasumber kedua, Dr. Drs I Made Alit Mariana, M.Pd. yang juga Dosen PGSD, Fakultas Dharma Acarya UHN IGB Sugriwa Denpasar membawakan materi ” Kontruksi Pengelolaan Pendidikan Pembelajaran Menginspirasi, Outcomes Bermutu”. Selama rangkaian Studium Generale ini dipandu moderator I Gede Tilem Pastika, S.Sn., M.Sn yang juga merupakan Dosen PGSD, Fakultas Dharma Acarya UHN IGB Sugriwa Denpasar. Sementara ketua panitia dalam Studium General ini, Ni Nyoman Suastini, S.Ag., M.Ag. didampingi MC, Ni Nyoman Mariani, S.Pd., M.Pd. (Nik)
Pusdok-Humas-Uhnsugriwa