PIODALAN PURA RANDU AGUNG KLATEN, UHN SUGRIWA LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT

PIODALAN PURA RANDU AGUNG KLATEN, UHN SUGRIWA LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT

KLATEN, UHNSUGRIWA-Dengan semangat pengabdian sebagai kewajiban, para akademisi UHN IGB Sugriwa Denpasar, mengirimkan lima orang dosen untuk memenuhi undangan dari masyarakat di klaten Jawa Tengah. Bertempat di pura Randu Agung Desa Randu Lanang Kecamatan Jatinom kabupaten Kelaten Jawa Tengah, Masyarakat berkumpul dalam rangka piodalan di pura Randu Agung. Hadir dalam Kesempatan itu Ketua PHDI kecamatan dan para pemuka masyarakat menyambut hangat kehadiran para dosen dari UHN IGB Sugruwa yang dipimpin oleh Dr. I Dewa Ketut Wisnawa sebagai ketua rombongan.
Pada kesempatan itu, Sebagai seorang praktisi sekaligus Dosen Tetap, Jro Mangku Dr. I Wayan Sujana memberikan pelatihan kepemangkuan serta dharma wacana terkait pentingnya peran pemangku dalam melakukan pendidikan agama selain sebagai pemimpin upacara. Sebab dalam moderasi beragama yang digaungkan dirjen Bimas Hindu, peran pemangku sangat ideal sebagai pemantik kemajuan umat Hindu dari keimanan dan kenyamanan dalam era persaingan global.
Tentu dalam dunia serba digital dan merujuk pada media sosial yg semakin hebat maka persentuhan dengan hukum nasional tidak boleh diabaikan. Sebagai sebuah dampak kebebasan berpendapat sekarang ini, dosen Hukum yang juga Ketua Jurusan Hukum UHN IGB Sugriwa, IB Sudarma Putra, SH., MH dalam sebuah Fokus Group diskusi, mengajak para generasi Hindu Muda hendaknya selalu melek hukum untuk menghindari dan juga menyikapi langkah hukum yg perlu diketahui masyarakat apabila bersentuhan dengan kasus hukum.
Sebagai bagian yg tidak kalah penting dalam era digital sekarang, Putu Anggara Putra yg juga merupakan dosen Komunikasi UHN IGB Sugriwa juga memberikan pengetahuan singkat tentang bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai sebuah media dalam era branding individu dan kelompok yg sangat penting disampaikan kepada masyarakat dalam kontek yg positif. Hal ini juga diamini oleh Dr. I Gusti Ngurah Pertu Agung sebagai penggiat komunikasi agar siapapun harus mampu berkomunikasi dengan baik. Semua orang harus mampu menkomunikasikan maksud dan tujuan dengan baik, sebab tanpa komunikasi segala hal akan terhambat.
Diakhir acara, dalam puncak piodalan di Pura Randu Agung, pimpinan rombongan menyerahkan cinderamata berupa Alat alat perlengkapan sembahyang dan juga pakaian pemangku serta genta. Dan dalam kesempatan itu juga diserahkan dana punia berupa uang yang merupakan partisipasi pribadi rombongan pengabdian UHN IGB Sugriwa kepada masyarakat setempat. (1268,1282)
Pusdok-Humas-Uhnsugriwa