LPM UHN IGB SUGRIWA DENPASAR LAKUKAN PENDAMPINGAN GUNA SIAPKAN AKREDITASI DAN RE-AKREDITASI PRODI

LPM UHN IGB SUGRIWA DENPASAR LAKUKAN PENDAMPINGAN GUNA SIAPKAN AKREDITASI DAN RE-AKREDITASI PRODI

Dalam rangka mempersiapkan reakreditasi Program Studi Magister Brahma Widya dan Program Doktor Ilmu Agama, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menggelar kegiatan Sosialisasi dan pemyampaian update info pada SAPTO, Selasa (16/3) di Ruang Kelas Program Doktor Ilmu Agama.

Kepala LPM UHN IGB Sugriwa Denpasar Dr. Ida Ayu Tary Puspa, S.Ag, M.Par menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mencapai batas kelayakan dari nilai yang diinginkan serta memberikan masukan kepada program studi yang akan mengajukan proses re-akreditasi maupun akreditasi.

Seperti diketahui, sejak 1 April 2019 Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT) memberlakukan instrumen baru dalam akreditasi program studi, yaitu IAPS (Instrumen Akreditasi Program Studi ) 4.0 yang menggunakan 9 kriteria yang berbasis outcome. Sebelumnya instrumen akreditasi dengan 7 standar berbasis input dan proses.

Dr. Ida Ayu Tary Puspa, S.Ag, M.Par menambahkan, tentu aturan ini akan memberikan banyak tantangan baru bagi UHN IGB Sugriwa Denpasar, karena ini merupakan proses akreditasi pertama yang menggunakan IAPS 4.0. pada Program Studi Magister Brahma Widya dan Program Doktor Ilmu Agama

“Setiap program studi yang mau mengajukan proses re-akreditasi maupun akreditasi, akan mendapatkan pendampingan dari LPM atas perintah Rektor.

Secara teknis, persiapan akreditasi menggunakan IAPS 4.0 dilakukan melalui mekanisme pendampingan LPM selanjutnya penilaian oleh asesor internal. Apabila telah dipandang layak maka akan dilakukan unggah ke SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi On-line) untuk dilakukan asesmen oleh asesor BAN-PT.